Salah Upload! Lupa Save! File Ketimpa… FVK!!!

Khusus golongan programer yang belum kenalan dengan version control, CI/CD, dan sejenis… levelnya sekedar upload ke cPanel, Webuzo 😀 yang pro masih terjadi ya wajar namanya juga manusia tempat salah dan khilaf bro.

Dulu waktu ngoding pake Notepad++,, lagi asik tetiba komputer freeze (not responding)., anehnya file yang lagi dibuka isinya hilang alias jadi file kosong padahal filenya sudah disave bro, terjadinya berulang (bukan karena lupa save terus hilang isinya)., ya mau ngak mau ulang lagi ngodingnya., mana sudah banyak., emosi sendiri mouse. keyboard dan komputer jadi sasaran kekerasan fisik., pernah karena hentakan terlalu kuat hard disk sampai rusak 🙂

Umumnya livecycle website skala besar ada mode staging dan production. Staging tempat testing, nambah fitur baru, dll… production yang aktif nerima kunjungan dari user, tempat terjadinya transaksi bisnis.

Biasanya nih.. kalau hosting di cPanel cukup addon sub-domain untuk stagingnya sedangkan folder dan filenya tetap nyampur cuma beda direktori doang.

Folder di kotak merah adalah web staging subdomainnya staging.xyz.xom sedangkan kotak biru adalah web production domainnya xyz.com. Hati-hati! sebab kelelahan ngoding berakibat salah buka folder atau malah belum pindah ke folder staging sekonyong-konyong langsung upload file modifan dari localhost ke cPanel.

Eh.. setelah file terupload baru nyadar ternyata upload ke web production padahal niatnya ke web staging. Duh Error! mau direvert backupnya ngak ada 😀 kenapa error? karena kebetulan di file yang baru diupload manggil fungsi dari file lain hasil modifan.

Pasrah., betulin web production sambil cemas kena semprot! kalau web sendiri emosi sendiri, sudah bagus malah rusak karena ketidaksengajaan upload tadi.

Yang belajarnya otodidak mayoritas pernah 1 atau 2 kali atau beberapa kali ngalamin demikian? Berarti masa “kecil” nya bahagia. Dari kesalahan tersebut kita belajar hal baru menuju ke level pro yang deployment ke servernya pake CI/CD. Dalam proses belajar pasti ada salah dan khilafnya harap dimaklumi bos. Sebenarnya bukan kesalahan tapi lebih ke proses memahami saja.

Ada artikel “100, 1000, 10000 kesalahan programer”, saya tidak setuju dengan isi artikel yang model begitu. Nanti saya tulis di artikel terpisah kenapanya. OK bro!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.