Arsip Kategori: Tak Berkategori

Gunakan Statemen ‘if’ Sesuai Kebutuhan

Jika tidak digunakan dengan benar statemen if menjerumuskan kedalam kebingungan. Apakah sama sekali harus dihindari? Tentu tidak karena keberadaannya membantu komputer kita bekerja sebagaimana harusnya.

Dalam skenario tertentu if sangat bermanfaat dan powerfull. Yang tidak baik menggunakannya secara berlebihan tidak pada tempatnya.

Perhatikan baris kode dibawah ini:

async validasiNIK(nikTerenkripsi) {
    const nik = await this.http.cekNik(nikTerenkripsi);
    if (!nik) {
        console.log(NotFoundError.message);
        return NotFoundError;
    }
    else if (nik.isTerblokir) {
        console.log(BlacklistedResponse.message);
        return BlacklistedResponse;
    }
    else if (nik.isDihapus) {
        console.log(DeletedResponse.message);
        return DeletedResponse;
    }
    else if (nik.status !== StatusNIK.active) {
        console.log(InactiveReponse.message);
        return InactiveResponse;
    }
    else {
        console.lg(ValidResponse.message);
        return ValidResponse;
    }
}

Terlalu banyak if tidak hanya membuat kode sukar dipahami juga harus memastikan semua pengkondisian benar. Artinya lebih banyak gulir keatas dan kebawah.

Kreasikan dengan menggabungkan AND (&&) dan OR (||). Tugas software engineer salah satunya memastikan semua kode ditulis se-efisien mungkin, memaksimalkan fungsi yang disediakan bahasa pemprograman.

Kode diatas disederhanakan menjadi:

async validasiNIK(nikTerenkripsi) {
    const nik = await this.http.cekNIK(nikTerenkripsi);

    const response =
          !nik && NotFoundResponse ||
          nik.isDihapus && DeleteResponse ||
          nik.isDiblokir && BlacklistedResponse ||
          nik.status !== StatusNik.active && InactiveResponse ||
          ValidResponse;

    console.log(response.message);
    return response;
}

Bandingkan mana yang lebih enak dibaca dan dipahami dari kedua baris kode diatas.

Salah Upload! Lupa Save! File Ketimpa… FVK!!!

Khusus golongan programer yang belum kenalan dengan version control, CI/CD, dan sejenis… levelnya sekedar upload ke cPanel, Webuzo πŸ˜€ yang pro masih terjadi ya wajar namanya juga manusia tempat salah dan khilaf bro.

Dulu waktu ngoding pake Notepad++,, lagi asik tetiba komputer freeze (not responding)., anehnya file yang lagi dibuka isinya hilang alias jadi file kosong padahal filenya sudah disave bro, terjadinya berulang (bukan karena lupa save terus hilang isinya)., ya mau ngak mau ulang lagi ngodingnya., mana sudah banyak., emosi sendiri mouse. keyboard dan komputer jadi sasaran kekerasan fisik., pernah karena hentakan terlalu kuat hard disk sampai rusak πŸ™‚

Umumnya livecycle website skala besar ada mode staging dan production. Staging tempat testing, nambah fitur baru, dll… production yang aktif nerima kunjungan dari user, tempat terjadinya transaksi bisnis.

Biasanya nih.. kalau hosting di cPanel cukup addon sub-domain untuk stagingnya sedangkan folder dan filenya tetap nyampur cuma beda direktori doang.

Folder di kotak merah adalah web staging subdomainnya staging.xyz.xom sedangkan kotak biru adalah web production domainnya xyz.com. Hati-hati! sebab kelelahan ngoding berakibat salah buka folder atau malah belum pindah ke folder staging sekonyong-konyong langsung upload file modifan dari localhost ke cPanel.

Eh.. setelah file terupload baru nyadar ternyata upload ke web production padahal niatnya ke web staging. Duh Error! mau direvert backupnya ngak ada πŸ˜€ kenapa error? karena kebetulan di file yang baru diupload manggil fungsi dari file lain hasil modifan.

Pasrah., betulin web production sambil cemas kena semprot! kalau web sendiri emosi sendiri, sudah bagus malah rusak karena ketidaksengajaan upload tadi.

Yang belajarnya otodidak mayoritas pernah 1 atau 2 kali atau beberapa kali ngalamin demikian? Berarti masa “kecil” nya bahagia. Dari kesalahan tersebut kita belajar hal baru menuju ke level pro yang deployment ke servernya pake CI/CD. Dalam proses belajar pasti ada salah dan khilafnya harap dimaklumi bos. Sebenarnya bukan kesalahan tapi lebih ke proses memahami saja.

Ada artikel “100, 1000, 10000 kesalahan programer”, saya tidak setuju dengan isi artikel yang model begitu. Nanti saya tulis di artikel terpisah kenapanya. OK bro!

Berkomentarlah…

Disemua literasi coding dianjurkan memberi komentar, bahkan levelnya “wajib” jika kerjaanmu di perusahaan yang programernya datang diundang pulang minta pesangon. Harusnya gitu, bagusnya seperti itu., fakta dilapangan tak semanis artikel bro.

Banyak lho programer yang ninggalin komentar di kodingannya termasuk saya. πŸ˜€ Yang penting kode jalan aja dulu. Entar di refactoring lagi biar ada kerjaan. Toh ngak mungkin juga software bagus tercipta 1 malam. Jujur ini ngak bagus jangan dicontoh.

Cuplikan kodingan saya di WordPress apa adanya.. saya yakin WP-dev lain kebingungan maksud dari kodenya apaan. Sedikit ditambahin komentar, semoga penulisan English saya benar kalau salah mohon koreksinya.

Lho kok ngak Bahasa Indonesia komentarnya? Biar keren aja pakai English yang pas-pasan. πŸ˜€ Bukan.. bukan itu alasannya, lebih ke “standarisasi” doang. Ikutan gaya programer hebat ngasih komentar. Dan.. semua framework ada standar codinganya lho, termasuk WP.

Apakah komentar saya diatas sesuai standar coding WP? Belum! Ah disesuaikan lagi suatu hari nanti. Masih banyak bug yang perlu dikandangin.

Jadi bro…

Komentari kode sebagus mungkin karena sebulan ninggalin kodingan dan kembali lagi, saya yakin bakal bingung. Padahal yang nulis kodenya diri sendiri. Saya ngalamin hal itu. Jadi waspada ya, komentar di kodingan sensitif.

Hancurnya Harga Pasaran

Tawaran menggiurkan new entry dunia coding,Β kelar 1 minggu lumayan 5 juta bersih masuk rekening. Sebulan dapat yang demikian 20 juta bro. Ntap! Ya tinggal install dan modif script gratisan dari internet jadilah e-commerce. Apasih susahnya. πŸ˜€ ngak tau dia.,

Kaum pro tawaran diatas senyumin aja. Jangan ikutan komentar, ssttt.. entar semangat new entry rontok. Semua pernah dalam tahap “itu” terkhusus pelajar coding ototidak yang mencoba peruntungan dari ilmu nonton video setahun penuh.

Dan… new entry terbagi 2 (klien dan developer).,

Klien baru mana ngerti harga pasaran membuat website atau aplikasi apalagi kalau gaptek. Dikira 5 juta cukup membuat semua fitur diatas. Buat biaya ngopi + inetnya saja kurang., sama-sama new entry okelah harga segitu. πŸ˜€

Tapi… expektasinya jangan ketinggian ngarep hasilnya setara toped.. WTF! mendekati 2/10 nya sukur-sukuran. Biasanya new entry yang ngetes ilmu coding apa adanya.

Ada aplikasi androidnya, UI/UX nya bagus., level keamanan ala Google, keranjang belanja super fleksibel, promo super power fleksibel, payment gateway semua channel plus auto check perkiraan ongkir.,

Fitur kelas dewa berharga kelas kaki lima ya ini πŸ˜€ mana mungkin bagus bro!

Sudahlah stop menghancurkan harga pasaran pembuatan websie, 5 juta cukup buat compro saja, not e-commerce. Walaupun WooCommerce jangan segitu juga lah. Masa depan new entry 10 tahun kedepan suram, bikin e-commerce ala Amazon Rp 100k gitu.

Menjadi Mesin… dan Coding!

Dikutip dari dicoding

Dengan kata lainΒ codingΒ merupakan kegiatan yang dimana kamu memberitahukan komputer apa yang harus dia kerjakan untuk kamu.

Menjadi programer hebat artinya menjadi mesin! Ya karena komputer juga mesin. Biar nyambungnya enak waktu coding aktifkan mode mesin.

Seperti video ini πŸ˜€ perhatikan jarinya

Caranya??

Sulitnya disini.. komputer enak kerjanya monoton doang.. kita sebagai manusia kerjanya banyak, mikirin tagihan listrik dimana gaji coding belum cair menghambat toggle ke mode mesin.

Counter attack komputer.,

monoton?? handle error dari “kamu” nyebelin! Nulis kode aja ngak becus, tu! dokumentasinya lengkap, dasar pemalas, coding artinya banyak baca bukan banyakin nonton video orang ngoding! Kamu tu juga nulis kode asal-asalan habis tenaga-ku jalanin query N+1

Sesama mesin jangan ribut! Ajak mesin lain tanya jawab, syaratnya sebelum tanya googling dulu.. jangan salahkan pertanyaanmu di bullying.

Banyak programer bohong kamu aja ngak tau, ya kan… ngakunya coding adalah hobinya., padahal hobinya jalan-jalan., ngakunya coding menyenangkan… omong kosong macam apa itu.,

Coding sama-sekali tidak menyenangkan!

Yang menyenangkan hasil dari coding berupa uang dan produk bermanfaat! πŸ˜€

Bahasa Pemprograman Sejuta Umat

Ada istilah “mobil sejuta umat” terlihat disemua ruas jalan apalagi kalau bukan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Coba tebak bahasa pemprograman sejuta umat.

….

Sudah mulai tertebak… simpan jawaban dalam hati

Karena sebentar lagi jawaban kamu benar!

Ya benar! Adalah bahasa pemprograman C

Ada yang jawab JavaScript?? πŸ˜€ Tidak apa.. sekarang sudah tahukan.

C ada dimana-mana, Windows, Linux, Android, iOS semuanya diprogram dengan bahasa C. JavaScript sendiri kompilernya ditulis dengan C++ (pengembangan dari C juga).

Jadi cocoklah si C ini kita sebut “bahasa pemprograman sejuta umat?” atau milyaran umat. Jangan dijadikan rujukan ya, kembali ke analogi “mobil sejuta umat” maka mendikte C “sejuta umat” kurang pas.

Kenapa?

Karena mobil “digunakan” sedangkan sedikit doang programer yang “menggunakan” C untuk mengembangkan produk baru.